MASA DERAS BERLALU - TIME CHASING YOU

TIME WILL NEVER DIE, IT WILL MAKE YOU SHY, SO LET US CHASE IT WHEN GOING SO HIGH; LIFE GOES BYE-AND-BYE, IT WILL NEVER DIE.

Wednesday, April 15, 2009

Drama Perpisahan Sekolah Rendah 2008

Youth of today will be men of tomorow
Keep on smiling and forget your sorrow
Make haze while the sunshine
Make ways while its a rainny day.
Youth of today will be women of tomorrow
Get smart with your knowledge
Then you not to live in sorrow
Hunt the raindeer from the hill to the edge
Let your life in this world only be borrowed
While waiting for the next afterlife
Flew like butterfly in the mist of foggy days.






Salam Perpisahan menjadi kenangan

di sekolah rendah tempat lagi dikenang

membentuk diri menjadi pelajar yang berguna

kepada nusa,bangsa dan agama.


Wednesday, April 8, 2009

Food,everywhere you go,food 're there.

Jika melancong tanpa makan,
anda tidak dilengkapkan.
Jika anda tidak makan,
anda tentu kelaparan.
Minta sahaja apa nak makan,
jangan minta apa yang tidak boleh makan.
Makanan haram elak sekali,
kerana terminta yang anda tak mengerti.




Siam terkenal barang tiruan
dari asli menjadi tidak dapat di ngerti
baju,seluar,beg bertukar ganti
yang baru kelihatan asli
yang ditiru pun kelihatan asli
awas jika membeli
banyak barangan yang tiada kualiti.
Pelukis Siam pun bijak meniru
dari karya agung sehingga ke karya kecil
semuanya dapat ditiru
potret bintang antarabangsa dan tempatan
semuanya dapat dilukis sama seperti karya
asli
kenalah bijak membeli.




















































Sunday, March 29, 2009

Cemar Pemandangan

Crow in the city,
Make life without destiny;
Heap of rubish were not beauty,
Health of citizen right to be within.

Woody-woodpecker looking for food,
In the city of manlihood;
Non will survived till the end of day,
Nothing to eat from the hays.

Burned from the shop lot like ancient ruin,
Blackened like charcoal on the wall like screen;
Passed-by wonder what's happened from the scene,
Lost of beauty in my city of dream.

Burned will transformed my building,
Turn to face the KL scene;
Developed the area from unwanted desire,
Life will be happy and live forever.














































Saturday, March 21, 2009

Dewan AU 2, Ampang Ulu Kelang

Makanan tersedia selera digarap,
Peristiwa diabadi dalam hidupnya;
Dewan sudah di naik harap,
Rasa selesa duduk di dalamnya.















Thursday, March 5, 2009

Chiang Mai: Destinasi Pelancong

Jika anda pergi ke Thailand
Jangan lupa menuju ke selatan
Jika terlupa tanda Ikhlan
Gadis Chiang Mai menjadi pingitan
















Saturday, February 28, 2009

Sejarah Melaka

Kalau roboh kota Melaka,
Papan di Jawa kami kembalikan
Kalau sungguh apa dikata
Nyawa dan badan kami serahkan.
Dari celah rumah pusaka,
Sungai Melaka nampak menawan;
Air mengalir menuju muara,
Memuat sampan penuh sekawan.

Pelabuhan Melaka menjadi tumpuan,
Pedagang singgah membawa barangan;
Ramai belaka berpesta jualan,
Di pantai Melaka riuh menawan.












Thursday, February 19, 2009

Alam Tercemar di Ibukota

Burung gagak ini memberanikan diri,menanti di belakang sebuah restoran mamak menunggu sisa buangan seperti perut ikan,kaki ayam,perut ayam,dan lain-lain yang boleh menjadi rezeki yang enak untuk si gagak dan keluarganya.Terlalu banyak berkeliaran di sekitar taman perumahan.Kumpulan gagak ini akan membuat sarang di atas pokok angsana yang tinggi.Kecerdasan gagak ini sangat pandai memilih bahan pembinaan sarangnya.Ia tidak lagi mengambil ranting yang jatuh patah untuk membuat sarangnya.
Aku dan isteri hairan kenapa penyangkut baju besi yang disalut dengan plastik selalu jatuh ke bawah dan hilang.Rupa 'hanger' ini telah dicuri dan dibawa terbang ke atas pokok angsana lalu dibina sarangnya untuk bertelur dan menyuap anak-anak gagak.Ia tahu bahan ini sukar hendak patah dan tahan dari tiupan angin kencang tidak akan mudah goyang dan musnah.
Gagak ialah terdiri dari sepisis yang bijak dan pandai.Matanya cergas,pantas mencari makanan terutama daging seperti bangkai tikus yang kena gilis oleh kenderaan,sisa buangan dari kedai atau warung makan akan menjadi tumpuan.Berbanding dengan burung-burung lain yang malas.
Raja Udang sudah tidak pergi ke tepi kuala dan sungai untuk mencari rezekinya.Udang dan ikan tidak timbul di kali.Lalu terbanglah ia ke wilayah bandar,mencari pohon untuk berteduh dan menanti rezeki di tongtong sampah,di pasar basah setiap pagi kalau-kalau ada rezekinya.Kini aku dapat melepaskan rinduku melihat raja udang yang dahulu banyak berkeliaran di tebing sungai kampungku.Bulu dan paruhnya masih kekal dengan keindahannya.Merah paruhnya,biru dan hitam badannya tentu cantik sekali dipanah sang suria di pagi hari.

Beruk meronta minta makanan jadi garang,
Gemarkan berangan dihidu di muncung
Buruknya ibukota terbakar jadi arang,
Mencemarkan pandangan di mata pelancong.